
Kasih...,
hari ini gelombang badai yang menerpa perahuku sudah mulai tenang. rasa lelah menerjang hantaman ombak dan derasnya hujan telahpun kulalui dengan kekuatan api asmaramu yang tak kunjung padam, aku kuat dan aku mampu, lihatlah aku telah kembali menjejakkan kaki dipasir putih pantai ini.
Kasih...,
Layangkan pandanganmu jauh keujung lautan yang tiada bertepi ini. disanalah aku sendiri terperangkap oleh badai alam yg tak mau kompromi. dikegelapan malam itu aku kehilangan arah, awan tak berikan aku sedikitpun celah untuk dapatkan cahaya bulan, bintangpun seakan merajuk dan enggan bersinar.
Kasih...,
Kesendirian ini membuatku sadar. hanya dengan cahaya hatimu aku mampu menentukan arah biduk ini, aku tak ingin lagi pergi tanpamu, aku tak ingin lagi ada cuti dari cinta ini. terangi jalanku, hangatkan tubuh ini. lihatlah aku telah kembali menjejakkan kaki dipasir pantai ini... dahagaku ada padamu...
Read More..
hari ini gelombang badai yang menerpa perahuku sudah mulai tenang. rasa lelah menerjang hantaman ombak dan derasnya hujan telahpun kulalui dengan kekuatan api asmaramu yang tak kunjung padam, aku kuat dan aku mampu, lihatlah aku telah kembali menjejakkan kaki dipasir putih pantai ini.
Kasih...,
Layangkan pandanganmu jauh keujung lautan yang tiada bertepi ini. disanalah aku sendiri terperangkap oleh badai alam yg tak mau kompromi. dikegelapan malam itu aku kehilangan arah, awan tak berikan aku sedikitpun celah untuk dapatkan cahaya bulan, bintangpun seakan merajuk dan enggan bersinar.
Kasih...,
Kesendirian ini membuatku sadar. hanya dengan cahaya hatimu aku mampu menentukan arah biduk ini, aku tak ingin lagi pergi tanpamu, aku tak ingin lagi ada cuti dari cinta ini. terangi jalanku, hangatkan tubuh ini. lihatlah aku telah kembali menjejakkan kaki dipasir pantai ini... dahagaku ada padamu...





